Trik SEO Untuk Meningkatkan Pengunjung Blog

seoJika Anda seorang pemula, Anda mungkin akan terkagum-kagum dan terheran-heran mengapa website si A memiliki traffic ribuan hingga ratusan ribu per harinya. Pertanyaan yang mungkin hinggap dibenak Anda adalah, bagaimana cara pemilik website tersebut membangun traffic? Apa kelebihan yang ada pada website tersebut sehingga memiliki pengunjung sedemikian banyak? Bagaimana cara optimasinya?

Mari dipahami realitas traffic suatu website..

Pada dasarnya traffic atau pengunjung website itu berasal dari dua sumber. Pertama, umumnya datang dari mesin pencari seperti Google, Bing, dll. Kedua, pengunjung datang secara langsung dengan mengetikkan URL website tersebut (direct traffic).

Karena mayoritas traffic website atau blog itu berasal dari mesin pencari, maka yang perlu Anda lakukan sebagai pemilik blog adalah dengan melakukan optimasi pada blog Anda.

Jenis-jenis Optimasi Blog

Secara umum, optimasi blog itu terdiri dua macam. Pertama, optimasi on-page (SEO on-page), dan yang kedua adalah optimasi off-page (SEO off-page).

Baik optimasi SEO on-page maupun optimasi SEO off-page sama-sama memiliki kontribusi penting terhadap peningkatan traffic blog Anda. Keduanya perlu dilakukan secara sempurna agar dapat menuai hasil yang maksimal.

Cara Optimasi On-Page

Secara sederhananya, optimasi on-page adalah kegiatan optimasi website yang dilakukan dalam lingkup blog itu sendiri. Beberapa pekerjaan optimasi on-page yang wajib Anda lakukan untuk meningkatkan pengunjung blog antara lain sebagai berikut:

1. Posting artikel berkualitas; Ingat, kualitas artikel menentukan seberapa besar volume traffic blog Anda. Apapun kegiatan optimasi blog yang Anda kerjakan jika tidak didukung dengan konten berkualitas, maka ia tidak akan membuahkan hasil yang maksimal.

2. Memilih kata kunci yang tepat; Masukkan kata kunci atau keyword ke dalam konten untuk meningkatkan peringkat di hasil pencarian. Sebagai catatan, long-tail keywords atau kata kunci yang berupa frasa akan lebih efektif digunakan daripada kata kunci yang hanya terdiri dari satu kata karena long-tail keywords akan memberikan hasil pencarian yang lebih spesifik. Contoh frasa kata kunci “cara memilih web hosting”. Frasanya bisa berupa “tips memilih web hosting”, “panduan memilih web hosting yang tepat”, dsb.

3. Menggunakan theme SEO friendly; Theme atau tema merupakan salah satu elemen terpenting untuk mendukung kegiatan optimasi yang Anda lakukan. Gunakan template yang memiliki struktur laman SEO friendly, ringan, dan user friendly.

4. Memiliki load time yang baik; Selain tidak bagus untuk pengunjung, page load time yang cukup lamban juga akan berdampak negatif untuk SEO website Anda. Dalam hal ini Anda perlu menggunakan layanan web hosting yang memiliki kinerja baik. Server web hosting yang sering over load akan menyebabkan website Anda sangat lambat. Gunakan web hosting berkualitas yang dapat mengakomodir kebutuhan hosting website atau blog Anda.

5. Lakukan internal linking; Internal linking adalah menghubungkan satu artikel dengan artikel lainnya di blog yang sama. Internal linking dengan nilai relevansi yang baik dapat meningkatkan kualitas SEO blog Anda dihadapan search engine.

Cara Optimasi off-Page

Optimasi off-page adalah sebuah kegiatan mengoptimasi website diluar lingkup website tersebut. Berikut beberapa jenis optimasi off-page yang perlu Anda lakukan:

1. Membangun backlink berkualitas; Backlink merupakan salah satu indikator yang digunakan sebagian besar mesin pencari seperti Google Search untuk menentukan peringkat suatu website. Namun demikian, tidak semua backlink itu memiliki vote bagus. Anda perlu mendapatkan backlink yang memiliki nilai relevansi dengan konten website Anda.

2. Membangun popularitas website di situs sosial media; Semakin banyak yang membagikan tautan website Anda di situs sosial media seperti Twitter, Facebook, Google Plus, dan lainnya hal tersebut mengindikasikan nilai website Anda dihadapan banyak orang. Ini bagus untuk pemeringkatan website Anda.

3. Promosikan blog Anda; Tentunya Anda dapat memilih berbagai macam metode promosi blog, misalkan dengan bergabung ke komunitas tertentu yang relevan dengan tema website Anda. Disana Anda dapat membagikan konten website Anda dengan member lain. Bisa juga dengan memberi tahu teman Anda mengenai keberadaan website Anda. Semakin banyak pengunjung yang membuka website Anda secara direct, hal tersebut juga akan berdampak baik untuk perkembangan website Anda.

Beberapa Hal yang Wajib Dihindari Dalam Optimasi Blog

Tujuan dari optimasi adalah untuk mendongkrak posisi website. Namun demikian, tidak semua praktik optimasi itu akan mendatangkan dampak positif untuk website Anda. Beberapa hal yang harus Anda hindari antara lain:

1. Over optimasi; Over optimasi adalah sebuah kegiatan mengoptimasi situs web yang dilakukan secara berlebihan. Contohnya melakukan link building secara masal. Ini sangat tidak bagus untuk perkembangan website Anda.

2. Posting artikel dipenuhi banyak kata kunci; Keyword stuffing atau menanam keyword secara berlebihan di dalam artikel wajib Anda hindari. Misalnya Anda menulis artikel dengan panjang kata sebanyak 400 kata dan didalamya terdapat lebih dari 50 keyword yang sama di seluruh bagian artikel tersebut. Dengan kondisi tersebut, artikel yang Anda tulis justru akan dinilai sebagai konten spam.

3. Membiarkan halaman error dalam jumlah yang banyak; Semakin banyak halaman error di website Anda, maka semakin buruk pula reputasi website Anda di hadapan search engine. Penting bagi Anda untuk mengecek kesehatan website Anda menggunakan tools semacam Google Console atau tools dengan fungsi yang sama lainnya. Jika terdapat banyak link bermasalah (broken link), segera lakukan perbaikan agar tidak berimbas buruk terhadap website Anda.

Penutup

Jika berbagai macam praktik optimasi telah Anda kerjakan dengan sebaik-baiknya, selanjutnya Anda perlu menunggu sampai blog Anda mendapat peringkat bagus di hasil penelusuran mesin pencari. Ingat, hasil dari berbagai kegiatan optimasi yang Anda lakukan tidak bisa Anda lihat dalam hitungan waktu yang singkat, terlebih jika blog Anda masih relatif baru. Mesin pencari bekerja dengan sistemnya, dan hal tersebut akan memakan waktu.