Perbedaan Shared Hosting dan VPS

Seperti yang saya ulas dalam beberapa artikel review web hosting terbaik, layanan web hosting terbagi menjadi beberapa macam, diantaranya shared hosting, cloud hosting, VPS, dan dedicated server.

Perbedaan dari beberapa layanan web hosting tersebut terletak pada ukuran sumberdayanya. Semakin tinggi sumberdaya sebuah layanan web hosting, maka semakin mahal pula harganya.

Baca: Web Hosting Indonesia Terbaik

Untuk memahami apa perbedaan shared hosting dengan VPS, terlebih dulu mari dipahami apa itu shared hosting dan apa itu VPS hosting. Dengan sudah memahami pengertian dari kedua jenis layanan web hosting tersebut, maka Anda dapat membedakan sisi persamaan serta perbedaan diantara keduanya.

shared hosting vs vps

Pengertian Shared Hosting

Shared hosting adalah sebuah server yang digunakan secara bersama-sama dengan pengguna lain. Karena satu server digunakan secara bersama-sama, maka shared hosting memiliki keterbatasan untuk setiap penggunanya. Namun demikian, shared hosting juga menawarkan berbagai kelebihan, diantaranya harganya murah, cocok untuk website berskala kecil-sedang, tidak membutuhkan pengaturan apapun dipihak pengguna.

Pengertian VPS

Virtual Private Server atau VPS adalah sebuah layanan web hosting semi dedicated server. Dedicated server sendiri merupakan penggunaan server secara utuh atau hanya digunakan oleh satu user (non-shared)

VPS dikatakan sebagai semi dedicated server karena VPS sendiri merupakan bagian dari dedicated server (server utuh) yang dengan teknologi virtualisasi, VPS tersebut kemudian dapat dibagi menjadi beberapa server dengan resource seperti OS, CPU, Memory, Diskspace dan lain-lain secara terpisah. Dengan kata lain, VPS adalah server dedicated yang dibuat menjadi beberapa virtual server.

Perbedaan Shared Hosting dan VPS

Terdapat beberapa macam virtualisasi VPS, yaitu Open VZ, KVM, dan XEN. VPS dan shared hosting memiliki persamaan menggunakan satu server fisik. Adapun sisi perbedaannya yaitu dalam VPS menggunakan Sistem Operasi Virtualisasi yang memungkinkan untuk masing-masing akun VPS bisa menginstal OS yang berbeda-beda, serta menggunakan CPU, RAM, disk yang berbeda pula. Sementara untuk shared hosting, seluruh sumberdaya secara langsung digunakan secara bersama-sama untuk banyak akun.

Pengguna VPS bertanggung jawab atas VPS yang dikelolanya, termasuk menginstal aplikasi sendiri (control panel server, aplikasi database, dsb). Pengguna VPS juga perlu memperhatikan batas penggunaan sumberdaya, dan harus mengatasinya sendiri jika terdapat kerusakan software.

Jika pengguna VPS mengalami kesulitan dalam mengelola VPS miliknya, mereka dapat memilih opsi pengelolaan dari pihak penyedia hosting (managed VPS) dengan adanya biaya tambahan yang dibebankan kepada pengguna.

Search terms: perbedaan VPS web hosting dan shared web hosting